Pendidikan Religi

Pj. Wali Kota Malang Hadiri Baksos Pembagian Beasiswa dan Santunan di Majid Al-Hikmah

Sukun (malangkota.go.id) – Penjabat (Pj.) Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM menghadiri bakti sosial yang digelar oleh Badan Usaha Dana Beasiswa dan Sosial Hikmah RW 02 Kelurahan Tanjungrejo di Masjid Al-Hikmah, Minggu (24/3/2024). Pj. Wali Kota Malang pada kesempatan ini secara simbolis menyerahkan beasiswa dan santunan kepada duafa.

Pj. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat foto bersama di Masjid Al-Hikmah

Wahyu Hidayat mengungkapkan sangat mengapresiasi bakti sosial ini yang menurutnya sangat bagus untuk memberikan semangat kepada anak-anak belajar dan menuntut ilmu. “ Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang positif ini. Apalagi beasiswanya sudah dilaksanakan secara konsisten. Semoga ke depan banyak pihak yang peduli untuk bersama memajukan dunia pendidikan di Kota Malang,” jelas Wahyu, Minggu (24/3/2024).

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Apalagi beasiswanya sudah dilaksanakan secara konsisten. Semoga ke depan akan ada lebih banyak pihak yang turut peduli memajukan pendidikan di Kota Malang,” harap Wahyu.

Kegiatan kolaboratif yang didukung oleh masyarakat dan DPRD Komisi A Kota Malang menurutnya merupakan langkah yang sangat positif. Ini menjadi dorongan bagi kita semua untuk bersama-sama memperjuangkan pendidikan di Kota Malang. Badan Usaha Dana Bea Siswa dan Sosial Hikmah RW 02 Kelurahan Tanjungrejo telah berkontribusi nyata selama 40 tahun turut mendukung pembangunan di Kota Malang, salah satunya adalah pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang merupakan hal krusial yang harus melibatkan semua pihak, bukan hanya bergantung pada pemerintah.

“Terlebih lagi, kegiatan sosial ini dilakukan di Bulan Ramadan yang penuh berkah. Oleh karena itu mari kita semua berlomba-lomba dalam kebaikan selagi masih bulan Ramadan,” ajak Wahyu.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari empati terhadap anak-anak, yang merupakan generasi penerus bangsa. Dengan terus didukung dan dibimbing dengan baik, diharapkan anak-anak ini akan tumbuh menjadi generasi yang siap membangun Indonesia menjadi Generasi Emas pada tahun 2045.

“Pemerintah Kota Malang akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan semacam ini, dengan harapan akan semakin banyak pihak yang peduli terhadap pendidikan, khususnya pendidikan bagi anak-anak,” jelas Wahyu.

Meskipun demikian, Pemerintah Kota Malang tentu memiliki keterbatasan. Oleh karena itu, keberadaan lembaga sosial, dukungan masyarakat, dan partisipasi dari berbagai pihak dalam memajukan pendidikan akan terus didorong. “Oleh karena itu, saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, termasuk mereka yang bersedia menjadi donatur untuk bersama-sama mendukung kemajuan Kota Malang,” tutup Wahyu. (cah/yon)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content