Artikel

PT KAI Daop 8 Luncurkan Gerbong Luxury 2

Klojen (malangkota.go.id) – Menyambut momen Hari Raya Idulfitri 1440 H serta lonjakan penumpang arus mudik dan balik, PT KAI Daop 8 Surabaya tidak hanya menambah kereta api di kelas ekonomi saja, tapi juga kelas eksekutif, yaitu dengan dioperasikannya gerbong Luxury edisi kedua sejak 26 Mei 2019.

Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto mencoba sejumlah fasilitas yang ada di gerbong kereta Luxury

Kereta kelas Luxury 2 yang dirangkaikan dengan KA Gajayana (Gambir-Malang pp) ini menawarkan berbagai fasilitas dan keunggulan. Selain di daerah operasi (Daop) 8, gerbong yang hanya berisi 26 tempat duduk ini juga tersedia di Daop 1 Jakarta dan Daop 6 Jogjakarta yakni dirangkaikan pada KA Argo Lawu (Gambir – Solo Balapan pp), KA Argo Dwipangga (Gambir-Solo Balapan pp), KA Taksaka (Gambir-Yogyakarta pp).

Beberapa hal itu yang disampaikan Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto, Sabtu (25/05/2019) kepada awak media di Stasiun Kota Baru Malang. Untuk bisa menikmati berbagai layanan istimewa di kereta ini, disampaikannya bahwa calon penumpang dikenakan tarif tiket seharga satu juta rupiah.

PT KAI Daop 8 Surabaya menjadi salah satu lokasi yang dipilih PT KAI untuk meluncurkan kereta sleeper jenis baru yakni Luxury 2. Layanan tempat duduknya, dijelaskan Suprapto berbasis teknologi canggih yang memanjakan penumpang.

Seperti saat penumpang ingin rebahan, menyelonjorkan kaki, ingin membaca buku dan butuh layanan dari PT KAI, tinggal menekan tombol saja. “Ketika ingin makan pun sudah disiapkan meja portabel serta tempat minum yang nyaman,” imbuh Suprapto.

Di bagian belakang kereta, lanjutnya, ada layanan umum bagi penumpang dan juga pantry atau mini café sebagai pelengkap kenyamanan. “Untuk memperoleh tiket kereta ini, calon penumpang bisa via daring, sejumlah stasiun yang dilewati kereta ini dan agen resmi yang ditunjuk PT KAI,” jelasnya lagi.

Gerbong kereta api Luxury ini menurutnya sebagai salah satu wujud layanan PT KAI bagi warga masyarakat, terutama saat arus mudik dan arus balik Lebaran. “Selain itu, kereta ini juga bisa menjadi solusi warga ketika harga tiket pesawat fluktuatif dan bahkan cenderung tinggi,” pungkas Suprapto. (say/yon)

Baca juga dalam : Artikel