Kedungkandang, (malangkota.go.id) – Berawal dari hobi bermain banjari di Masjid Al-Mubarokah, warga Kelurahan Bumiayu Arif Priadi justru terkenal sebagai ahli pembuat rebana berkualitas dari Kota Malang. Kini berbagai produk rebana telah dibuatnya, hingga menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Seseorang membuat rebana

Menggunakan merek Arief, produk yang dibuat oleh Arif Priadi ini banyak dipakai oleh grup grup al banjari, kasidah, dan ishari. Jaminan kualitas dan pelayanan yang memuaskan diberikan oleh pemilik usaha, sehingga usaha yang dirintisnya sejak 2013 ini terus berkembang.

Arif Priadi mengungkapkan, membuat usaha rebana di tahun 2013 awalnya hanya berdasarkan hobi saja. Karena memang suka bermain musik al banjari. Berawal dari kecintaan itu, dia membuat sendiri rebana secara otodidak.

“Setelah yakin rebana buatan sendiri berkualitas, akhirnya saya memberanikan diri menjualnya melalui Facebook. Alhamdulillah, sejak pertama dikenalkan hingga sekarang permintaan lancar,” jelas Arif, Kamis (7/4/2022).

Dari awalnya dikerjakan sendiri, Arif mengaku saat ini dibantu tiga pekerja menyelesaikan permintaan. Dalam satu sebulan, kurang lebih dia bisa menyelesaikan 30 sampai 50 buah.

“Termasuk di bulan Ramadan yang biasanya sepi pembeli. Namun pada Ramadan tahun 2022 ini, Alhamdulillah permintaan justru bertambah banyak. Meningkat hingga 100 persen,” terang Arif.

Arif mengaku semakin bersemangat menekuni usaha pembuatan rebana. Karena prospeknya masih sangat cerah. Terlebih untuk di Kota Malang, perajin rebana juga belum begitu banyak.

Harga rebana yang dijual tergantung dari bahan yang dibuat, seperti bahan kayu mangga dijual Rp200 ribu per buah. Sementara itu, dari kayu mahoni harganya antara Rp350 ribu hingga Rp400 ribu. (cah/ram)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content