Berita Disabilitas

Cara Berbeda Difabel Peringati Hari Kusta Sedunia

Kedungkandang (malangkota.go.id) – Hari Kusta Sedunia atau World Leprosy Day diperingati setiap tanggal 29 Januari. Momen ini dimaknai dengan baik oleh para penyandang disabilitas di Malang yang tergabung dalam organisasi pecinta alam difabel dan bermarkas di Perum GOR Ragil Regency A4, KedungKandang, Kota Malang.

Kaum difabel saat mendaki gunung Panderman

Di bawah naungan lembaga Lingkar Sosial (Linksos) Indonesia, 13 orang difabel beserta pendampingnya menggelar jambore yang diwujudkan dengan pendakian ke beberapa gunung.

Seperti yang dilakukan pada tanggal 28-31 Januari 2023 kemarin. Mereka mendaki gunung Panderman yang berada di kawasan Kota Batu. Berbagai acara dilaksanakan, seperti edukasi keselamatan pendakian dan pelatihan bahasa isyarat. Selama pendakian mereka juga melakukan aksi memungut sampah sebagai wujud kepedulian terhadap liingkungan.

Pembina Linksos Indonesia, Kertaning Tyas saat dihubungi via telepon, Rabu (01/02/2023) mengungkapkan bahwa jambore ini akan berlangsung hingga Juli 2023 nanti. Pada tanggal 18-19 Februari, pria yang akrab disapa Ken itu mengatakan rombongan jambore akan mendaki gunung Arjuno di Kabupaten Pasuruan. Sedangkan pada tanggal 11-12 Maret ke Gunung Malang di kawasan Tumpang dan hingga Juli nanti ditargetkan ada 60 difabel dari berbagai daerah dapat mengikuti jambore ini.

Ken mengatakan jambore ini adalah sebagai wujud solidaritas kaum difabel bagi penderita kusta. Selain itu juga sebagai peran aktif difabel terhadap pelestarian lingkungan dan alam serta membangun ekosistem sosial dan lingkungan inklusif. “Yang tak kalah penting, meski mempunyai keterbatasan, kaum difabel mempunyai kontribusi besar terhadap sesama dan alam,” ungkapnya.

Kegiatan ini pun mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3Ap2KB) Kota Malang, Dra. Penny Indriani, MM.

Menurutnya, kegiatan itu sangat positif dan bisa menjadi teladan bagi yang lain. “Kami tentu merasa bangga, karena meski mempunyai keterbatasan, mereka mempunyai kepedulian yang sangat tinggi,” tandasnya. (say/yon)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content