Berita

Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Kembali Gelar Bursa Kerja

Sukun (malangkota.go.id) – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Malang kembali menggelar Job Market Fair, Rabu (22/11) hingga Jumat (24/11) di Balai Merdeka Universitas Merdeka Malang.

Sekda Kota Malang Drs. Wasto, SH, MH mengunjungi stan-stan di Job Market Fair yang digelar di BM Unmer Malang

Dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Malang Drs. Wasto, SH, MH, Rabu (22/11), dan diikuti berbagai perusahaan yang turut berpartisipasi, bursa kerja kali ini langsung diserbu peserta.

Wasto mengungkapkan, bursa kerja yang keempat kalinya diselenggarakan oleh Disnaker Kota Malang ini dimaksudkan untuk  bisa memberi kesempatan kepada para pencari kerja yang ada di Malang agar bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan yang diinginkan.

“Job Fair III yang diselenggarakan tahun lalu ada sebanyak 6.00 tenaga kerja yang akhirnya bisa mendapatkan pekerjaan. Kami  berharap tahun ini bisa lebih banyak lagi,” harap Wasto, Rabu (22/11).

Job Market Fair yang diikuti para peserta dari berbagai daerah di Indonesia ini diharapkan bisa mengurangi angka pengangguran di Kota Malang. Pasalnya, di Kota Malang yang merupakan Kota Pendidikan dan memiliki banyak perguruan tinggi ini menurut survei Badan Pusat Statistik (BPS) tingkat pengangguran masih terbilang tinggi.

“Setelah kami teliti, ternyata para mahasiswa yang datang ke Kota Malang dari berbagai daerah juga dihitung BPS sebagai pengangguran. Ini menjadi perhatian bagi kami,” kata Wasto.

Sementara itu Kepala Disnaker Kota Malang Yudhi K. Ismawardi, SH, M.Hum mengatakan, adanya job fair ini adalah untuk terus mengurangi angka pengangguran yang ada di Kota Malang. Dengan banyaknya lowongan yang disediakan dalam kegiatan ini, harapannya bisa menjadi peluang bagi para pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan sesuai dengan keahlian yang dimiliki.

“Ada 80 perusahaan yang turut berpartisipasi dalam job fair ini. Selain pencari kerja bisa mendapatkan pekerjaan yang cocok, kami berharap perusahaan pun juga mendapatkan pekerja terbaik,” harap Yudhi.

Ditambahkannya, berbagai pelatihan usaha juga kerap digelar selain bursa kerja seperti yang saat ini dilakukan. “Kami yakin dengan banyaknya pelatihan yang digelar di Kota Malang, berbagai program pemerintah terkait pemberdayaan masyarakat ke depan akan berhasil dan jumlah pengangguran di Kota Malang bisa ditekan,” imbuhnya.

Selain bisa mencari lowongan pekerjaan di perusahaan yang diminati, pada bursa kerja kali ini Disnaker juga membuka stand pelayanan pembuatan kartu A1 (kartu kuning/kartu pencari kerja) sehingga dengan cara ini berapa jumlah pencari kerja serta pencari kerja yang mendapatkan pekerjaan dapat terekam dengan baik. (cah/yon)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content