Berita

Pertumbuhan Kampung Tangguh Terus Dipacu

(malangkota.go.id) – Jumlah kampung tangguh di Kota Malang terus bertambah. Kesadaran masyarakat dan berbagai elemen pun semakin tinggi untuk menghadirkan kampung yang dinilai efektif untuk menekan penularan virus Covid-19. Disisi lain, kampung tangguh merupakan sarana efektif untuk menangani dampak yang ditimbulkan oleh virus Corona.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi salah satu kampung tangguh di Kota Malang

Sejauh ini, setidaknya sudah ada 80 kampung tangguh yang meliputi kampung tangguh dari sisi ketahanan pangan, kesehatan dan keamanan. Kota Malang merupakan daerah yang menjadi pelopor di Jawa Timur, karena berbagai elemen seperti TNI-Polri, relawan, akademisi dan warga saling menguatkan. Di kampung ini ketersediaan bahan pangan dipenuhi oleh donatur dan swadaya serta terintegrasi dengan dokter maupun layanan kesehatan lain.

Produktivitas dan efektivitas kampung tangguh ini mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Usai meninjau sejumlah kampung tangguh di Malang, Rabu petang (27/05/2020), Gubernur Jatim mengimbau semua elemen di dalamnya untuk terus meningkatkan keguyuban. Meski saat ini sudah bagus, tapi bisa lebih ditingkatkan lagi agar upaya memutus rantai penularan Covid-19 juga semakin masif.

Gubernur Khofifah berpesan agar pembinaan dan atau pendampingan dari TNI-Polri, pemerintah daerah serta akademisi lebih dikuatkan dan diintensifkan lagi. Penerapan protokol kesehatan harus diawasi dengan ketat dan bagi yang melanggar bisa dikenakan sanksi sesuai aturan. “Seperti penggunaan masker, tidak memicu kerumunan massa, menjaga jarak aman dan melakukan semua aktivitas di rumah,” imbuhnya.

Dari kampung tangguh yang didirikan di tiap RW ini, terang Khofifah, maka merebaknya wabah Covid-19 dapat ditekan sedini mungkin. Dengan semakin banyak bermunculannya kampung seperti ini maka penanganan wabah dan dampak yang ditimbulkan pun akan semakin maksimal. “Sehingga keberadaan kampung tangguh seperti ini akan terus didorong dan dimunculkan di setiap kabupaten-kota di Jawa Timur,” tegas perempuan berhijab itu.

Hal senada juga disampaikan oleh Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji yang mengaku akan terus menguatkan keberadaan dan peran dari kampung tangguh yang sudah ada saat ini. “Ke depan, jumlah kampung tangguh ini akan terus bertambah dan penanganan wabah hingga dampaknya akan lebih efektif,” urainya. (say/yon)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content