Artikel

Mengenal Bidan ‘Pahlawan’ Sumiatun yang Dermawan

Malang, (malangkota.go.id) – Menjadi seorang tenaga medis sebagai bidan menjadi satu panggilan hati nurani bagi Sumiatun Sudemda pada tahun 1977 lalu. Perempuan kelahiran Kota Blitar ini mengawali dinasnya di Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang. Sejak tahun 1991 dia juga membuka praktik di Jalan Werkudoro Gang 3 Kemurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang dan tahun 1995 pindah ke gang 1.

Bidan Sumiatun Sudemba saat melayani pasiennya

Setelah pensiun pada tahun 2005 perempuan yang kini berusia 71 tahun ini konsentrasi melayani dan membantu masyarakat. Di usia senjanya ini Sumiatun dibantu seorang asisten dan hanya membuka praktik pada pukul 17.00-19.00 WIB. Dia tidak praktik pada hari Sabtu saja dan tidak ada tarif khusus bagi setiap pasien yang datang.

Bagi pasien kurang mampu dan lanjut usia terkadang hanya membayar biaya obatnya saja, bahkan gratis terutama bagi warga sekitar. Menurut Sumiatun, pihaknya ingin berbuat sesuatu yang berarti dan bermanfaat bagi masyarakat. Apalagi di tengah situasi ekonomi yang fluktuatif seperti saat ini di mana kesehatan menjadi salah satu kebutugan pokok masyarakat.

Perempuan ramah ini pun berharap apa yang diperbuat ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan dapat dikenang nantinya. Setiap kali praktik setidaknya ada 5 hingga 10 pasien yang datang dan kebanyakan anak-anak, ibu hamil dan pelayanan keluarga berencana.

“Ya kalau untuk tetangga kanan kiri memang gratis, tidah usah membayar. Kemudian kalau orang lanjut usia tua atau jompo istilahnya ya kita lihat-lihat kondisinya. Kadang hanya obatnya saja kita kalkulasi,” ucapnya lirih.

Sumiatun pun melayanani persalinan dan peserta BPJS Kesehatan. Pelayanan ramah, murah dan bahkan gratis ini pun dibenarkan oleh beberapa pasien seperti Salman Alfarizi. Pria yang sudah 10 tahun dilayani Sumiatun itu ketika sakit merasa sangat terbantu terutama dari sisi biaya berobat.

Pernyataan serupa disampaikan Ida Rohayati yang setiap bulan melakukan suntik KB. Menurut perempuan berhijab ini, Sumiatun dan asistennya ramah dan saat memeriksakan kesehatan anaknya selalu dibantu. “Enak kalau berobat di sini pokoknya. Selain sering dibantu kita juga merasa cocok,” terangnya. (say/ram)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

You may also like