Berita

Walikota Malang: Pelaku UKM Jangan Lesu dan Patah Semangat

Dalam blusukan kampung di wilayah Kelurahan Mojolangu Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Wali Kota Malang H. Moch. Anton tidak hanya menyerap aspirasi masyarakat, tapi hasil dari blusukan juga akan dijadikan bahan penyusunan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2016 mendatang, Minggu (6/9).

Wali Kota Malang H. Moch. Anton meninjau stan produk UKM, Minggu (6/9)
Wali Kota Malang H. Moch. Anton mengunjungi salah satu stan produk UKM, Minggu (6/9)

Selain itu, orang nomor satu di Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tersebut juga ingin memastikan hasil Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan_red) yang diajukan ke Pemkot Malang apakah sudah sesuai dan apakah masih ada yang perlu ditambahkan. “Setelah melakukan blusukan, sarana prasarana masih menjadi prioritas,” terang pria yang akrab disapa Abah Anton itu, Minggu (6/9).

Akan tetapi, lanjut dia, bidang ekonomi masih lebih prioritas, seiring tingginya nilai dolar terhadap nilai mata uang rupiah. Meski demikian, Abah Anton berharap agar sektor UKM (Usaha Kecil dan Menengah_red) tidak lesu dan jangan patah semangat. “Ekonomi mikro merupakan penopang perekonomian yang sangat penting,” imbuhnya.

Pihak Pemkot Malang akan berusaha semaksimal mungkin untuk terus menumbuhkembangkan para pelaku UKM di Kota Malang sehingga mereka tetap eksis. “Produk lokal kita tidak kalah dengan daerah lain, dan bahkan luar negeri. Kita bisa bicara banyak di era Masyarakat Ekonomi ASEAN yang akan dimulai akhir tahun ini,” beber Abah Anton.

“Melalui instansi terkait, kita selalu menggelar pelatihan yang diikuti oleh para pelaku UKM, sehingga mereka lebih kuat dan memiliki banyak kemampuan yang pada akhirnya akan menghasilkan produk berkualitas,” jelas Abah Anton.

Selama ini, kata dia, banyak daerah lain dan bahkan ada dari luar negeri yang belajar atau melakukan studi banding ke Kota Malang untuk mengetahui serta bertukar pengalaman seputar produk UKM. “Kota Malang juga beberapa kali mengikuti pameran produk unggulan di luar negeri. Itu semua suatu bukti nyata eksistensi dan layaknya produk UKM kita,” jelas pria ramah itu. (say/yon)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content