Artikel

Lahan Sempit Bukan Halangan Untuk Mulai Membudidayakan Ikan

Malang (malangkota.go.id) – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang menggelar acara pelatihan budidaya ikan air tawar yang diikuti 40 peserta di UPT Pembenihan Ikan di Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, Kamis (26/10).

Peserta pelatihan budidaya ikan air tawar foto bersama

Menurut Kepala Seksi Bina Produksi Perikanan Bidang Perikanan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang, Januar Hendri Kurniawan, S.Pi, pelatihan budidaya ikan untuk pemula ini dimaksudkan untuk mengedukasi masyarakat Kota Malang, meskipun hanya memiliki lahan terbatas tetap bisa budidaya ikan.

“Kami sengaja menggelar pelatihan ini untuk budidaya ikan di kolam terpal bundar. Ini kami pilih karena dinilai cocok dengan kondisi geografis Kota Malang,” jelas Januar.

Januar menambahkan, berbeda dengan budidaya di kolam beton yang jelas membutuhkan biaya banyak, budidaya di kolam terpal ini biayanya relatif murah. Selain itu juga kelebihannya adalah bisa dilakukan di lahan sempit, dan itu cocok diterapkan di perkotaan seperti Kota Malang.

Berbagai materi budidaya dasar diberikan kepada para peserta yang 90 persen adalah pembudidaya pemula. Mulai dari wawasan usaha ikan, pengetahuan pembibitan, cara memasang kolam sampai dengan menebarkan bibit dan memberi makan ikan.

Selain pemateri dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang, pada kesempatan kali ini juga mendatangkan pemateri dari UPT Pelatihan dan Teknologi budidaya dan Pengolahan Perikanan, Asosiasi Andalan Perikanan Kota  Malang (APIK), juga kelompok pembudidaya untuk menggugah semangat para peserta.

Peserta pelatihan disebutkan Januar berasal dari berbagai kalangan, mulai dari ibu rumah tangga, kader PKK, binaan Dinas Sosial Kota Malang di Kampung Desaku Menanti, maupun masyarakat umum. Seusai mengikuti pelatihan dasar ini, para peserta selanjutnya akan terus dibina, juga digabungkan dengan kelompok pembudidaya ikan yang ada di Kota Malang.

“Dengan bergabung kelompok pembudidaya ikan, kami berharap ilmu mereka semakin terasah dan bertambah. Sehingga ke depan akan semakin banyak lahir pembudidaya ikan berkualitas dari Kota Malang,” tegas Yanuar.

Selain melahap materi praktik, kata dia, sehari sebelumnya para peserta pelatihan menjalani materi teori di Swalayan Ikan Kota Malang.

“Dari beberapa binaan kami yang lalu ada yang saat ini sudah sukses. Karena itu, saya yakin jika peserta mengikuti dengan serius kesempatan untuk sukses juga sangat terbuka,” pungkasnya. (cah/yon)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content